Salam mengajar, khususnya bagi anda semua yang sedang mengajar TOEFL iBT! Saya pribadi sangat paham betapa stress nya terkadang kita yang sedang mengajar TOEFL iBT. Hal ini karena jenis tes ini dilakukan di computer dan banyak sekali kendala yang terkadang kita hadapi, mulai dari phobia tehnologi siswa dan juga keadaan malfunction komputer dan internet serta berbagai macam kerumitan yang lain.

Oleh karenanya saya mencoba membantu anda semuanya yang pada saat ini sedang “BERJUANG” untuk mengajarkan TOEFL iBT kepada siswa anda.

Untuk memulai saya ingin mengajak anda untuk memetakkan 2 perihal besar di dalam mengajar tes ini, yang pertama berhubungan dengan internal siswa dan yang kedua eksternal siswa. Memahami dua hal ini akan memberikan kepada anda waktu mengajar yang lebih menyenangkan.

Marilah kita mulai dari cara pandang sehingga kita bisa memahami dua perihal ini dengan lebih baik. Selalu mulailah dari cara pandang siswa. Cobalah anda membayangkan dan memasuki pikiran siswa anda. Jangan mulai menyusun persiapan kelas dari cara pandang anda, namun dari apakah yang dipikirkan siswa tentang kelas anda, dan apakah yang mereka harapkan, serta butuhkan.

Jadi untuk memahaminya anda perlu bertanya – tanya tentang beberapa hal berikut:

Pertanyaan yang berhubungan dengan internal siswa:

  1. Apakah siswa saya cukup paham tehnologi komputer dan internet?
  2. Cukup familiarkah mereka dengan piranti lunak komputer secara umum? Misal menemukan tombol START, PROGRAM, SETTING, VOLUME, dan sebagainya?
  3. Apakah pandangannya dengan tehnologi?
  4. Sejauh apakah pemahaman murid saya tentang tehnologi?
  5. Apakah yang ada di benak murid saya ketika mendengarkan kata Internet Based Test?
  6. Apakah ketakutan yang dimiliki oleh murid saya tentang tes berbasis internet ini?
  7. Adakah hal yang bisa saya lakukan untuk menyelesaikan permasalahan murid saya akan hal – hal di atas?

Sedangkan pertanyaan yang berhubungan dengan eksternal siswa:

  1. Apakah siswa saya memiliki komputer di rumah?
  2. Apakah siswa saya memiliki laptop?
  3. Apakah spesifikasi laptop murid saya?
  4. Bagaimanakah mereka bisa mempelajari materi kursus di luar jam kelas?
  5. Apakah kendala yang mereka hadapi berhubungan dengan tehnologi yang digunakan di tes ini?

Ya, sebelum anda mengajar, perlulah anda membuat daftar pertanyaan ini dan bersiaplah untuk mendapatkan jawabannya ketika anda berkomunikasi dengan siswa anda. Ini adalah langkah pertama agar proses belajar mengajar kita dengan siswa kita cukup menyenangkan.

Selanjutnya marilah kita melihat metode “Gradual Adaptation” yang bisa kita gunakan ketika mengajar siswa kita sehingga mereka akan merasa nyaman ketika berpindah sepenuhnya ke media tes on line.

Perlu anda ketahui bahwa mengerjakan tes on line itu bukan untuk semua orang, terutama jika kita melihat bahwa mereka yang membutuhkan tes iBT ini adalah mereka yang berada di usia 35 tahun, yaitu mereka yang sedang menempuh Pendidikan S3 di luar negeri. Mereka semua berasal dari generasi yang terbiasa mengerjakan tes dengan kertas, atau paper based test. Jadi kita butuh melakukan suatu pendekatan yang baik sehingga mereka merasa nyaman.

Bagaimana caranya?  Mulailah segala sesuatu dengan kertas!

Anda bisa menemukan banyak buku panduan iBT di toko – toko buku yang berbasis kertas, dan baru setelahnya anda di berikan DVD untuk tes on linenya. Ini adalah salah satu cara terbaik untuk membuat siswa kita tidak terlalu stress untuk berpindah dari tes basis kertas menuju on line, tidak terkecuali anda sebagai pengajar.

Untuk bisa menggunakan sumber – sumber ini dengan baik, anda sebaiknya harus mengetahui karakter dari setiap tes yang diujikan di dalam iBT, mulai dari Listening, Reading, Writing dan Speakingnya.

Untuk Listening pada dasarnya sama, anda harus melatih siswa anda untuk dapat menyimak percakapan mulai dari percakapan antara dua orang, sampai perkuliahan yang di dominasi oleh dosen dengan narasi yang cukup panjang. Nah untuk membuat pengajaran anda menyenangkan, anda dapat memberikan kepada murid anda suatu latihan di dalam bentuk diskusi. Mulailah dengan berbagai macam materi yang tersebar luas di youtube. Anda bisa menggunakan short conversation, short talk show sampai long talk show. Saya sangat menggemari acara Oprah Winfrey, Ellen Degeneres, Jimmy Fallon sampai Gordon Norton. Tentu saja ini sangat baik bagi mereka yang sudah di tingkat pre intermediate.

Namun jika belum di level tersebut, anda selalu bisa mengandalkan sumber favorit saya, www.newsinlevels.com. Cobalah anda cari materi Listening yang sesuai dengan siswa anda.

Untuk Reading, anda selalu bisa memberikan asupan gizi informative dari sumber – sumber seperti Reader’s Digest, dan sejenisnya. Alasannya adalah karena sumber – sumber ini memiliki topik – topik yang sangat luas. Siswa anda membutuhkan kosakata yang cukup luas jadi memberikan informasi dari sumber autentik adalah hal yang sangat penting. Juga anda bisa menggunakan sumber – sumber bacaan on line seperti www.newsinlevels.com bagi murid yang memiliki skor rendah.

Untuk Writing, anda perlu mengingat bahwa materi di tes ini cukup unik karena digabungkan dengan Reading, dan Listening. Selain anda perlu memberikan bimbingan bagaimana mengerjakan soal di dalam tes ini, anda juga perlu membangun skill Reading and Listening yang cukup baik. Tanpa siswa mengetahui apa yang ia baca dan dengarkan, pengerjaan tes Writing akan menjadi sulit.

Bagi soalnya sendiri, buatlah pengajaran anda menyenangkan dengan cara menunjukkan berbagai macam jenis penulisan iBT yang berkisar pada deskripsi dan argumentatif. Saya selalu menyarankan para pengajar untuk menggunakan self diary dengan mengoleksi ke 2 jenis penulisan ini dari sumber – sumber mulai majalah Times dan juga Washington Post. Ambillah artikel yang menyodorkan pandangan yang ekstrim akan suatu masalah di masyarakat.

Untuk Speaking sama dengan Writing, anda perlu memastikan kemampuan Reading dan Listening siswa anda. Setelahnya perkenalkan siswa anda dengan berbagai macam talkshow dan berdiskusilah dengan mereka. Perintahkanlah mereka untuk menulis catatan kecil saat mendengarkan talkshow. Buatlah sebuah permainan kuis singkat saat talkshow anda putarkan. Ini adalah waktu yang sangat menyenangkan ketika siswa bisa mengetahui bahwa mendengarkan dan menulis adalah suatu modal penting untuk membangun presentasi yang menyenangkan.

Segera setelah semua langkah di atas dilakukan, dan pastinya siswa sudah memiliki pemahaman yang lebih matang terhadap tes, saatnya anda memindahkan pengajaran ke lebih banyak latihan on line.

Untuk keperluan ini, anda bisa menggunakan soal – soal iBT asli dari ETS. Cobalah lihat di toko on line kami untuk membeli soal – soal iBT produksi ETS. Soal – soal ini adalah soal asli dari TOEFL iBT dan dilakukan semuanya murni secara on line.

Anda juga bisa membeli soal ini untuk keperluan kelas anda dengan lisensi untuk 6 bulan. Setelah anda membeli, anda bisa mengerjakan soal – soal ini terlebih dahulu dan pelajarilah dengan seksama.

Setelahnya, temani siswa anda di dalam mengerjakan tes ini untuk langkah awal, sebelum nantinya anda bisa melepaskan mereka sendirian dan baru membahasa setelahnya.

Inilah akhir dari artikel kita kali ini, dan saya akan menuliskan artikel – artikel lanjutan tentang metode metode yang lain di dalam mengajarkan skill TOEFL iBT.

Selamat mengajar!

Oleh Arius Jaya Putra Nusantara

Jika anda memiliki pertanyaan seputar mengajar tes Inggris mulai dari TOEFL iBT dan lainnya, silahkan menghubungi kami.

Cendekia Bina Aksara

  • Kompleks Ruko City Inside, Kh. Yusuf Kav A, Malang
  • Perum Sulfat, Jln. Sulfat Agung X/40, Malang

Telepon / Whatsapp: 081 555 19840

Share
Category
Tags
No Tag

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *